Paradigma Baru Peningkatan Mutu Pendidikan

+18

No comments posted yet

Comments

Slide 1

1 REKONSTRUKSI PENDIDIKAN DI INDONESIA: Paradigma Baru Peningkatan Mutu Pendidikan Direktorat Pendidikan Lanjutan Tingkat Pertama Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar & Menengah Depdiknas - 2004 WAWASAN, LANDASAN, DAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN SERTA PENGEMBANGAN PROFESI GURU

Slide 2

2 PERLU REKONSTRUKSI PENDIDIKAN DI INDONESIA PARADIGMA PENDIDIKAN: Menuju Comminity Based Education – Dari High Based ke Broad Based ORIENTASI PENDIDIKAN: Dari Mata Pelajaran ke Life Skill. PRINSIP PEMBELAJARAN: Dari Teaching ke Learning. POLA MANAJEMEN: Dari Sentralisasi ke Desentralisasi & MBS.

Slide 3

3 PARADIGMA PENDIDIKAN: COMMUNITY BASED EDUCATION MENGAPA ANAK HARUS SEKOLAH?? Untuk menguasai iptkes atau mampu memperoleh kehidupan sukses di masa depan?? BERAPA % YG JADI ILMUWAN? BERAPA % YG JADI PRAKTISI? Pendidikan: mengembangkan potensi anak didik agar mampu mengahadapi problema di masa depan. PEND UNTUK SEMUA PROFESI, BUKAN UNTUK JADI ILMUWAN SAJA….

Slide 4

4 HUBUNGAN ANTARA: KEHIDUPAN NYATA - MATA PELAJARAN - LIFE SKILL KEHIDUPAN NYATA LIFE SKILL MATA PELAJARAN/ KULIAH SEKOLAH UNTUK MENGEMBANGKAN LIFE SKILL: MATA PELAJARAN ADALAH WAHANA UNTUK MENGEMBANGKANNYA

Slide 5

5 KECAK.HIDUP K.H. GENERIK K.H. SPESIFIK KEC. PERSONAL KESADARAN DIRI SBG MAKH. TUHAN, MAKH. SOSIAL, & MAKH. LINGKUNGAN SADAR POTENSI DIRI KEC. BERPIKIR MENGGALI INF. MENGOLAH INF. & AMBIL PUTUSAN PECAHKAN MASALAH KEC. SOSIAL KEC. KOMUNIKASI KEC. KERJASAMA MENDENGARKAN BERBICARA MENULISKAN GAGASAN SBG. REKAN SELEVEL SBG. PIMPINAN KEC. AKADEMIK KEC. VOKASIONAL KEC. IDENTIFIKASI VAR. KEC. MERUMUSKAN HIPOTESIS KEC. MELAKSANAKAN PENEL. KEC. MENGHASILKAN BARANG MEMBACA KEC. MENGHASILKAN JASA

Slide 6

6 KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI SISWA SMP DI PACITAN BERBEDA DG SISWA DI JAKARTA…YG PENTING KOMPETENSINYA, BUKAN MATA PELAJARANNYA… ….KURIKULUMNYA KBK COMPETENCE: The ability to do some thing KOMPETENSI: Pengetahuan, keterampilan & nilai-nilai dasar yg direfleksikan dlm kebiasaan berpikir dan bertindak. >>>> KOMPETENSI: TINDAKAN/PERILAKU…… KOMPETENSI KBK BUKAN HANYA PENGUASAAN KONSEP MAPEL…HARUS SAMPAI LIFE SKILL

Slide 7

7 PRINSIP PEMBELAJARAN: DARI TEACHING KE LEARNING dlm satu kelas, gurunya sama tetapi hasil belajar siswa tdk sama. mengapa??? dua anak dlm tes iq hasilnya sama, tetapi hasil belajarnya berbeda??? siapa yg menentukan hasil belajar??? guru yg mengajar atau belajarnya siswa??

Slide 8

8 YG BELAJAR SISWA, BUKAN GURU PSIKOLOGI KOGNITIF: ANAK BELAJAR DG MENGKONSTRUKSI SENDIRI PEMAHAMANNYA, BUKAN DIBUATKAN ORANG LAIN. HASIL BELAJAR TERGANTUNG PD KEMAMPUAN DASAR & WAKTU BELAJAR YG SESUNGGUHNYA… JADI YG PENTING: ANAK BELAJAR APA, BUKAN GURU MENGAJAR APA

Slide 9

9 CTL: MODEL PEMBELAJARAN SISWA BELAJAR SERIUS, JIKA SENANG DG APA YG DIPELAJARI & MENIKMATI SITUAI BELAJAR SISWA SENANG BELAJAR, JIKA YG DIPELAJARI TERKAIT DG LINGKUNGANNYA… TERKAIT DG YG DISENANGI… TERKAIT DG YG DIPERLUKAN JADI PEMBELAJARAN HARUS DIKAITKAN DG KONTEKS KEHIDUPAN SISWA… ITULAH PRINSIP CTL..

Slide 10

10 MANAJEMEN PENDIDIKAN: BELAJAR DARI LAPANGAN? Dari 10 SMP “terbaik” th 2003, hanya 1 yg negeri. Dari 20 hanya 3 yg negeri. PT “top” spt Harvard, Cornell, MIT: swasta. Sekolah inovatif biasanya swasta, Muthahari, Lab School, Sekolah Alam Ciganjur dsb dsb. Sekolah negeri: gedung dibangun, guru diberi, biaya diberi. Sekolah swasta: semua cari sendiri. Tapi justru swasta yg baik. Mengapa?

Slide 11

11 DESENTRALISASI PENDIDIKAN & MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH Siapa yg paling mengetahui urusan sekolah? Mendiknas? Dirjen? Kepala Diknas? Kepala Sekolah? Siapa yg paling tahu urusan kelas? Kepala Sekolah atau guru? Itulah argumentasi desentralisasi - Manajemen Berbasis Sekolah………… Sekolah diberi kewenangan mengatur diri: aplikasi kurikulum, dsb….. Tetapi tetap ada standar & koridornya.

Slide 12

12 KERANGKA PIKIR SCHOOL REFORM BROAD BASED EDUCATION (PARADIGMA PENDIDIKAN) LIFE SKILL (ORIENTASI PENDIDIKAN) K B K: (BENTUK KURIKULUM) C T L: (MODEL K B M) LEARNING: BUKAN TEACHING (PRINSIP KBM) M B S: (MODEL MANA- JEMEN SEKOLAH)

Slide 13

13 KEBIKAAN DIREKTORAN PLP TAHUN 2004 Direktorat Pendidikan Lanjutan Tingkat Pertama Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar & Menengah Depdiknas - 2004

Slide 14

14 B. PENGERTIAN PENDIDIKAN DASAR Pendidikan dasar adalah merupakan pendidikan sembilan tahun, terdiri atas program pendidikan enam tahun di Sekolah Dasar dan program pendidikan tiga tahun di Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama. (pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 1990) Pendidikan dasar merupakan jenjang pendidikan yang melandasi jenjang pendidikan menengah. Bentuk pendidikan dasar ini adalah Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) atau bentuk lain yang sederajad serta Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah tsanawiyah (MTs), atau bentuk lain yang sederajad. (Undang-Undang Sistem Pendidikan Nomor 20 Tahun 2003 pasal 17)

Slide 15

15 C. TUJUAN PENDIDIKAN DASAR untuk memberikan bekal kemampuan dasar kepada peserta didik untuk mengembangkan kehidupannya sebagai pribadi, anggota masyarakat, warga negara dan anggota umat manusia serta mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti pendidikan menengah (Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 1990 tentang Pendidikan Dasar)

Slide 16

16 II. KONDISI SAAT INI (DESKRIPSI KUALITATIF KEBIJAKAN DAN HASIL) AKSES DAN PERLUASAN KESEMPATAN MANAJEMEN PENDIDIKAN MUTU DAN RELEVANSI Pembangunan USB dan RKB kurang Rehabilitasi gedung kurang Retrieval terbatas Pemberdayaan SMP terbuka dan TKB Mandiri belum tuntas Peningkatan Paket A dan B terbatas Optimalisasi pesantren (Madrasah Diniyah Ula dan Wustha) rendah Optimasi SLB, SDLB, SMPLB rendah Bea siswa terbatas Penghargaan kpd Kab/Kota terbatas PBM konvensional Pengangkatan Guru Bantu terbatas Peningkatan fasilitas terbatas Penambahan jumlah buku terbatas MPMBS BKS (sekolah baru) terbatas Lomba-lomba (sd internasional) terbatas Konsolidasi dan revitalisasi sekolah (kecil-kecil dan berdekatan) terbatas Peningkatan kompetensi KS dan kepala dinas tidak ada Optimasi BP3 terbatas Pengembangan SIM pendidikan tidak ada Penggalangan stakeholder lemah Pengembangan ME lemah

Slide 17

17 PENNYEBAB : Banyak usia anak 7-12 th; Mengulang kelas; Daerah terpencil; Ekonomi; Kerja; Daerah konflik; kultural A. AKSES DAN PERLUASAN KESEMPATAN

Slide 18

18 B. MUTU DAN RELEVANSI

Slide 19

19 C. MANAJEMEN PENDIDIKAN Konsolidasi dan revitalisasi sekolah (kecil-kecil dan berdekatan) terbatas Peningkatan kompetensi KS dan kepala dinas tidak ada Optimasi BP3 terbatas Pengembangan SIM pendidikan terbatas Penggalangan stakeholder lemah Pengembangan ME lemah

Slide 20

20 III. KEBIJAKAN AKSES DAN PERLUASAN KESEMPATAN MANAJEMEN PENDIDIKAN MUTU DAN RELEVANSI

Slide 21

21 IV. SASARAN SD/MI USIA 7-12 SEMUA TERLAYANI KELULUSAN MIN. 99 % ANGKA MENGULANG DAN DO MASING2 MAKS. 1 % PERAN MADRASAH D DAN KEJAR PAKET A ANGKA MELANUJUTKAN MIN. 99 % RASIO GR-SISWA 18; RASION SISWA-KELAS: 24; SATU SHIFT; KERUSAKAN PRASARANA MAKS. 7,19% (RINGAN) DAN 4,82 % (BERAT) MIN. 80 % GURU MIN. BERPENDIDIKAN D2

Slide 22

22 SASARAN SMP/MTs APK 96,91 % TERLAYANI KELULUSAN MIN. 97% ANGKA MENGULANG DAN DO MASING2 MAKS. 1 % PERAN MADRASAH DAN KEJAR PAKET B ANGKA MELANUJUTKAN MIN. 90 % RASIO GR-SISWA 16 DAN MERATA; RASION SISWA-KELAS: 35; SATU SHIFT; KERUSAKAN PRASARANA MAKS. 1% (RINGAN DAN BERAT); PUNYA LAB DAN PERPUSTAKAAN MIN. 80 % GURU MIN. BERPENDIDIKAN D3

Slide 23

23 V. STRATEGI PELAKSANAAN KONDISI NYATA KONDISI YG DIHARAPKAN Peningkatan program esensial Pendekatan budaya Pelaks.pendidikan alternatip (sekolah kecil, SMP Terbuka, Paket A dan B) Kerjasama antar lembaga (Madrasah, pesantren, sekolah) Desentralisasi program Kerjasama pusat, propinsi, dan kab/kota Penyesuaian treatmen ke daerah (akses dan mutu) Peningkatan partisipasi swasta Penggalangan peran stakeholder

Slide 24

24 VI. PROGRAM PENDIDIKAN DASAR PENINGKATAN AKSES DAN PERLUASAN KESEMPATAN BELAJAR PENINGKATAN MUTU DAN RELEVANSI PENINGKATAN EFISIENSI MANAJEMEN PENDIDIKAN Pembangunan USB dan RKB Rehabilitasi gedung Retrieval Pemberdayaan SMP terbuka dan TKB Mandiri Peningkatan Paket A dan B Optimalisasi pesantren (Madrasah Diniyah Ula dan Wustha Optimasi SLB, SDLB, SMPLB SD dan SMP kecil Bea siswa Pndekatan kultural (anak perempuan/terpencil) Penghargaan kpd Kab/Kota PBM dengan CTL KBK dan PKH Bridging Course Bilingual MIPA Pengangkatan Guru Bantu Peningkatan kualifikasi guru Peningkatan kompetensi/CBIT Peningkatan fasilitas Penambahan jumlah buku MBS/school grant BKS (sekolah baru) SSN/sekolah model Sekolah koalisi SSI Lomba-lomba (sd internasional) Konsolidasi dan revitalisasi sekolah (kecil-kecil dan berdekatan) Peningkatan kompetensi KS dan kepala dinas Optimasi komite sekolah dan dewan pendidikan Pengembangan SIM pendidikan Penggalangan stakeholder Pengembangan ME

Slide 25

25 PROCESS OUT PUT RAW INPUT GURU KURIKULUM DANA OUT COME MANAJEMEN BRIDGING COURSE RETRIEVAL SCHOOL GRANT SSN PTD TIM Fas PENGEMB. KUR PTBK PEL.GR OR CTL BILINGUAL SIMPOSIUM GURU LIFE SKILL PROGRAM (DITINJAU DARI SEKOLAH SEBAGAI SISTEM) WORKSHOP KBK U. SEK. SARPRAS MPMBS TRIAL SCHOOL

Slide 26

26 TERIMA KASIH

URL:
More by this User
Most Viewed