PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI

+94

No comments posted yet

Comments

Slide 1

STANDART KOMPETENSI TINGKAT I BEKERJASAMA DENGAN KOLEGA DAN PELANGGAN BEKERJASAMA DALAM LINGKUNGAN SOSIAL YANG BERBEDA BERKOMUNIKASI MELALUI TELEPON DAN FAKSIMILI HITUNG DAGANG (MULOK) MENGERJAKAN PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI MENGELOLA BUKTI TRANSAKSI MENGELOLA BUKU JURNAL MENGELOLA BUKU BESAR MENYELESAIKAN SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA DAN DAGANG

Slide 2

PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI By. Yudhi Rahmanto,M.Pd

Slide 3

MATERI YANG DIPELAJARI PENGERTIAN AKUNTANSI SYARAT-SYARAT KUALITAS INFORMASI PROSES AKUNTANSI KEGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI BIDANG SPESIALISASI AKUNTANSI PRINSIP-PRINSIP AKUNTANSI

Slide 4

PENGERTIAN AKUNTANSI AICPA mendefinisikan bahwa Accounting is the art of recording, classifying, and summarzing in a significant manner and in terms of money, transactions and events whic are, in part at least, of a financial character and interpreting the result there of. ( Akuntansi adalah seni pencatatan, pengelompokan, pengihtisaran menurut cara yang berarti dan dinyatakan dalam nilai mata uang, semua transaksi serta kejadian yang sedikit-dikitnya bersifat financial dan dari catatan itu dapat ditafsirkan hasilnya )

Slide 5

AAA (American Accounting Association) AAA mendefinisikan bahwa Accounting is the process communicating economic information to permit in formed judgments and decision by user of the information. ( Akuntansi adalah proses mengidentifikasi/ mengenali, mengukur, dan melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian dan pengambilan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut.

Slide 6

SECARA UMUM TERDAPAT TIGA AKTIVITAS DALAM AKUNTANSI, YAITU SEBAGAI BERIKUT : Aktivitas identifikasi (identifying). Dalam aktivitas ini akan dilakukan identifikasi terhadap transaksi yang terjadi dalam suatu entitas. Dari proses ini akan dapat diklasifikasi apakah suatu entitas. Dari proses ini akan dapat diklasifikasi apakah suatu transaksi merupakan transaksi ekonomi/keuangan atau non ekonomi. Aktivitas pencatatan (recording). Dalam aktivitas ini semua transaksi ekonomi yang telah diidentifikasi pada tahap pertama akan dicatat secara kronologis dan sistematis dengan ukuran nilai moneter tertentu. Aktivitas komunikasi (communicating), dalam aktivitas ini akan dilakukan pelaporan dan distribusi terhadap informasi akuntansi yang berupa laporan keuangan kepada para pemakai laporan keuangan.

Slide 7

SYARAT-SYARAT KUALITAS INFORMASI DAPAT TERPENUHI. TERDAPAT BEBERAPA KARAKTERISTIK ( SIFAT ), ANTARA LAIN : Dapat dipahami (understandable) Laporan keuangan dinyatakan dalam bentuk dan bahasa yang mudah dipahami. Namun demikian, bukan berarti informasi kompleks yang sulit dipahami dikeluarkan dari kerangka laporan. Relevan Laporan keuangan mempunyai relevansi dengan kebutuhan pemakai, artinya membantu pemakai mengevaluasi peristiwa masa lalu, masa kini, atau masa depan. Menegaskan atau mengkoreksi hasil evaluasi di masa lalu. Materilitas Laporan dipandang materi bila kelalaian mencantumkan atau kesalahan mencatat dapat mempengaruhi keputusan ekonomi pemakai. Keandalan (realiable) Laporan keuangan bebas dari pengertian yang menyesatkan, kesalahan material, dan disajikan secara tulus dan jujur (faithful representation).

Slide 8

LANJUTAN PENYAJIAN JUJUR Informasi menggambarkan dengan jujur transaksi atau peristiwa lainnya dan disajikan secara wajar. SUBTANSIAL Transaksi dan peristiwa lainnya disajikan sesuai dengan subtansi dan realitas ekonomi, bukan hanya bentuk hukumnya. NETRALITAS Informasi diarahkan kepada kebutuhan umum, tidak tergantung pada kepentingan pihak tertentu. PERTIMBANGAN SEHAT (PRUDENCE) Dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi, digunakan pertimbangan sehat yang mengandung unsur kehati-hatian dalam melakukan prakiraan. LENGKAP (COMPLETE) Laporan keuangan bersifat lengkap dalam batasan materialitas dan biaya. DAPAT DIBANDINGKAN (COMPARABLE) Laporan keuangan antar periode dapat dibandingkan, untuk mengidentifikasi kecenderungan (trend) posisi keuangan perusahaan TEPAT WAKTU Laporan keuangan disajikan sedini mungkin sehingga tidak kehilangan relevansinya (untuk periode tahunan, paling lambat empat bulan setelah akhir tahun ).

Slide 9

PROSES AKUNTANSI MENGIDENTIFIKASI DAN MENGUKUR PROSES DATA AKUNTANSI LAPORAN DAN MENGKOMUNIKASIKAN TRANSAKSI PENCATATAN ANALISIS LAPORAN LAPORAN KEUANGAN PENG-IHTISARAN PENGGOLONGAN

Slide 10

KEGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI 1. Manajer Manajer perusahaan menggunakan akuntansi untuk menyusun perencanaan perusahaannya, mengevaluasi kemajuan yang dicapai dalam usaha mencapai tujuan, dan melakukan tindakan-tindakan koreksi yang diperlukan. 2. Investor Para investor melakukan penanaman modal dalam perusahaan dengan tujuan untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapannya. Oleh karena itu, sebelum melakukan penanaman modal, mereka mengevaluasikan pendapatan yang diperkirakan akan dapat diperoleh dari investasinya. 3. Kreditur Bagi kreditur hanya bersedia memberikan kredit kepada calon penerima kredit yang dipandang mampu mengembalikan bunga dan mengembalikan kredit tepat pada waktunya. Oleh karena itu, calon kreditur harus menilai kemampuan keuangan calon pengambil kredit dengan meminta laporan keuangan calon nasabah untuk dinilai.

Slide 11

LANJUTAN 4. Instansi Pemerintah Badan-badan pemerintah tertentu seperti Badan Pelayanan Pajak atau Badan Pengembangan Pasar Modal (Bapepam), membutuhkan informasi keuangan dari perusahaan-perusahaan wajib pajak atau perusahaan yang menjual sahamnya melalui pasar modal 5. Organisasi Nirlaba Organisasi-organisasi yang tidak bertujuan mencari laba seperti organisasi keagamaan, yayasan atau lembaga pendidikan juga membutuhkan informasi akuntansi seperti halnya organisasi yang bertujuan mencari laba. Walaupun tidak mencari laba, namun organisasi ini tetap berurusan dengan soal-soal keuangan karena mereka harus mempunyai anggaran, membayar trnaga kerja, membayar listrik dan sewa dll. 6. Pemakai lainnya. Informasi akuntansi diperlukan juga oleh berbagai pihak lain untuk kepentingan tertentu, misalnya oleh organisasi buruh. Para buruh membutuhkan informasi tentang laba perusahaan dan kadang-kadang juga informasi keuangan lainnya. Informasi semacam ini penting bagi para buruh dalam rangka mengajukan kenaikan gaji atau tunjangan-tunjangan lain dari perusahaan

Slide 12

BIDANG SPESIALISASI AKUNTANSI 1. Akuntansi Keuangan (Financial Accounting) Akuntansi keuangan disebut juga Akuntansi umum (General Accounting), yaitu bidang khusus akuntansi yang berhubungan dengan pencatatan transaksi perusahaan dan penyusunan laporan keuangan secara berkala yang berpedoman pada Standart Akuntansi Keuangan (SAK). Laporan umum dan laporan khusus disusun untuk membedakan jenis informasi yang diperlukan bagi pimpinan, pemilik/investor, kreditor, badan pemerintah, dan lain-lain.

Slide 13

2. Akuntansi Pemeriksaan (Auditing) Akuntansi pemeriksaan merupakan kegiatan akuntansi yang berhubungan dengan pemeriksaan akuntansi keuangan atau akuntansi umum.akuntansi publik melakukan pemeriksaan terhadap catatan yang menunjang laporan keuangan dengan menyatakan kelayakan dan dapat dipercayanya laporan keuangan. Dalam perusahaan sering dipekerjakan seorang pemeriksa intern (intern auditor) yang tugasnya menentukan pelaksanaan tiap bagian perusahaan dalam mematuhi kebijakan pimpinan.

Slide 14

3. Akuntansi Biaya (Cost Accounting) Akuntansi biaya berhubungan dengan penetapan dan pengendalian biaya. Pengumpulan dan penganalisisan data biaya, baik biaya yang telah terjadi maupun yang akan terjadi (prakiraan) digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menyusunan program perhitungan biaya di masa yang akan datang.

Slide 15

4. Akuntansi Manajeman (Managerial Accounting) Akuntansi manajemen berhubungan dengan pengidentifikasian dan pemilihan yang terbaik dari beberapa alternatif kebijakan atau tindakan dengan menggunakan data historis atau taksiran untuk membantu pimpinan.

Slide 16

5. Akuntansi Perpajakan (Tax Accounting) Akuntansi perpajakan berhubungan dengan penyusunan surat pemberitahuan pajak (SPT) dan pertimbangan kemungkinan timbulnya pajak yang terjadi sebagai konsekuensi adanya transaksi dalam perusahaan. Oleh karena itu, akuntansi harus mengikuti perkembangan peraturan perpajakan.

Slide 17

LANJUTAN 6. SISTEM AKUNTANSI (ACCOUNTING SYSTEM) Sistem akuntansi berhubungan dengan penyusunan rencana, pelaksanaan proses akuntansi, prosedur pengumpulan, dan pelaporan data keuangan sehingga tercipta tata kerja yang efektif dan efisien.

Slide 18

7. AKUNTANSI ANGGARAN (BUDGETING) Akuntansi anggaran digunakan untuk menyusun rencana keuangan yang berkaitan dengan perusahaan untuk jangka waktu tertentu dan untuk membandingkan antara rencana dan pelaksanaan yang terjadi.

Slide 19

8. AKUNTANSI PEMERINTAH (GOVERNMENTAL ACCOUNTING) Akuntansi pemerintah berhubungan dengan pencatatan dan pelaporan transaksi ekonomi di lembaga-lembaga pemerintah. Pencatatan itu mencakup administrasi keuangan negara, pelaporan, dan pengontrolan anggaran tidak terjadi penyimpangan dari undang-undang dan peraturan yang berlaku.

Slide 20

9. AKUNTANSI PENDIDIKAN (EDUCATIONAL ACCOUNTING) Akuntansi pendidikan berhubungan dengan pengajaran, penyuluhan, penelitian, dan konsultasi di bidang pengembangan akuntansi.

Slide 21

10. AKUNTANSI SOSIAL (SOCIAL ACCOUNTING) Akuntansi sosial berhubungan dengan pencatatan dan pelaporan tentang perubahan sosial akibat kemajuan teknologi, ekonomi, dan budaya. Misalnya, melakukan perhitungan kepadatan wisata untuk bahan pertimbangan dalam mengalokasikan dana pembangunan di bidang pariwisata.

Slide 22

PERSAMAAN AKUNTANSI PERSAMAAN AKUNTANSI PADA PRINSIPNYA AKUNTANSI MERUPAKAN KESAMAAN ANTARA JUMLAH HARTA DENGAN JUMLAH KEWAJIBAN DAN HAK PEMILIK

Slide 23

SECARA SISTEMATIS AKUNTANSI DAPAT DIFORMULASIKAN SEBAGAI BERIKUT : Assets =Liability + Owner’s Equity

Slide 24

HARTA (Assets) Harta (Assets) adalah sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan yang akan memberikan manfaat ekonomis pada masa yang akan datang. Akun yang tergolong harta adalah kas. Piutang usaha, piutang wesel, perlengkapan, beban-beban dibayar dimuka, tanah, gedung, peralatan, dan mesin.

Slide 25

UTANG(liability) Utang (liability) adalah hak (klaim) terhadap harta dari pihak selain pemilik. Akun yang tergolong perkiraan utang yaitu utang usaha, utang wesel, utang gaji, utang bunga, utang sewa, utang pajak dll

Slide 26

MODAL Modal (owner’s equity) adalah sisa hak terhadap harta suatu perusahaan setelah dikurangi dengan hak pihak ketiga Pendapatan yang merupakan kenaikan harta perusahaan yang disebabkan oleh adanya transaksi dengan pihak ketiga. Beban-beban yang merupakan penurunan harta yang dsisebabkan oleh terjadinya aktivitas dalam rangka untuk memeperoleh pendapatan. Investasi merupakan penyerahan harta oleh pemilik kepada perusahaan dalam rangka mengembangkan usahanya. Pengambilan pribadi (prive) yang merupakan pengambilan harta perusahaan baik berupa kas maupun non kas untuk keperluan pribadi.

Slide 27

Contoh : Berikut ini merupakan transaksi yang ada pada perusahaan BAS.COM selama satu bulan tahun 2000 : 2 Jan Tn Basuki menginvestasikan modal awal Rp 10.000.000,0 ke bank untuk pembukuan/pendirian. 5 Jan Dibeli secara tunai gedung Rp 2.000.000,00 10 Jan Memperoleh pendapatan jasa atas reparasi komputer sebesar Rp 5.000.000,00 baru dibayar Rp 3.000.000,00 sisanya bulan depan 15 Jan Membayar gaji karyawan untuk dua minggu Rp 2.000.000,0 25 Jan Dilakukan reparasi komputer senilai Rp 4.000.000,00 tetapi belum dibayar 31 Jan Membayar beban iklan untk satu bulan Rp 500.000,00 31 Jan Diambil untuk kepentingan pribadi Rp 1.000.000,00 31 Jan Terdapat gaji yang belum dibayar sampai dengan akhir bulan sebesar Rp 2.000.000,00 Buatlah persamaan akuntansi dari perusahaan BAS.COM di atas !

Slide 28

Persamaan Akuntansi BAS.COM Dalam ribuan rupiah

Slide 29

Berikut ini informasi tentang perusahaan KARYANTO 31 Desember 1999 sebagai berikut : Kas Rp 1.400.000,00 Piutang dagang Rp 3.500.000,00 Suplai Kantor Rp 300.000,00 Hutang dagang Rp 2.500.000,00 Piutang wesel Rp 3.000.000,00 Hutang wesel Rp 1.500.000,00 Peralatan Kantor Rp 5.000.000,00 Akum. Peny. Peralatan Kantor Rp 2.000.000,00 Gedung Rp 8.000.000,00 Akum. Peny. Peralatan Gedung Rp 4.000.000,00 Hutang Hipotik Rp 5.000.000,00 Hutang bunga Rp 150.000,00 Prive Karyanto Rp 1.000.000,00 Modal Karyanto Rp 4.000.000,00 Beban Gaji Rp 600.000,00 Beban Pemeliharaan Rp 200.000,00 Beban penerangan dan air Rp 150.000,00 Beban iklan Rp 50.000,00 Beban Peny. Peralatan Kantor Rp 500.000,00 Beban Peny. Gedung Rp 1.200.000,00 Pendapatan Jasa Rp 5.500.000,00 Pendapatan lain-lain Rp 350.000,00 Beban suplai kantor Rp 100.000,00 Berdasarkan informasi disamping, anda diminta menyusun : Laporan Laba/rugi per 31 Desember 1999 Laporan Perubahan Modal per 31 Desember 1999 Laporan Neraca per 31 Desember 1999

Slide 30

Di bawah ini adalah transaksi yang terjadi selama bulan Januari 2000 pada perusahaan Tn. Tom Cruise yang bergerak dalam bidang Biro Jasa. Tn. Tom Cruise memulai usahanya pada awal tahun 2000 : 2 Januari Disetor uang tunai oleh Tn. Tom Cruise sebenarnya Rp 1.500.000,00 sebagai modal awal usahanya. 3 Januari Dibeli perlengkapan untuk tulis-menulis sebesar Rp 75.000,00 secara tunai 3 Januari Dibeli peralatan (meja kursi) sebesar Rp 400.000,00 secara tunai. 4 Januari Diterima pinjaman dari bank sebesar Rp 2.250.000,00 7 Januari Dibayar sewa untuk 1 tahun sebesar Rp 1.200.000,00 atas ruangan kantor tempat usaha. 9 Januari Dibeli kendaraan untuk keperluan tugas luar dengan harga Rp 2.000.000,00 12 Januari Diterima penghasilan jasa atas pengurusan surat-surat sebesar Rp 350.000,00 13 Januari Dikeluarkan beban makan pegawai sebesar Rp 21.000,00 14 Januari Dikeluarkan biaya bensin untuk kendaraan bermotor sebesar Rp 5.000,00 16 Januari Dibeli perlengkapan kantor secara kredit sebesar Rp 50.000,00 17 Januari Dibeli dengan kredit peralatan kantor (mesin tik) sebesar Rp 150.000,00 19 Januari Diterima penghasilan jasa atas pengurusan surat-surat sebesar Rp 600.000,00 21 Januari Dibayar hutang atas pembelian peralatan kantor (mesin tik) sebesar Rp 100.000,00 23 Januari Dikeluarkan beban service kendaraan sebesar Rp 15.000,00 24 Januari Dikeluarkan beban makan pegawai sebesar Rp 27.500,00 26 Januari Dibayar sebagian hutang atas pembelian peralatan kantor pada tanggal 17 januari 2000 dari PT Jaya Abadi sebesar Rp 50.000,00 27 Januari Dikeluarkan tagihan atas jasa yang telah diberikan sebesar Rp 300.000,00 28 Januari Diambil untuk keperluan pribadi Tn. Cruise uang tunai sebesar Rp 100.000,00 30 Januari Diterima tagihan piutang sebesar Rp 225.000,00 31 Januari Dibayar gaji pegawai sebesar Rp 250.000,00 31 Januari Perlengkapan kantor yang masih tersisa pada akhir bulan adalah sebesar Rp 60.000,00 31 Januari Peralatan kantor dan kendaraan disusutkan sebesar 2,5% setiap bulannya.

URL:
More by this User
Most Viewed